Pergelaran Teater Tari Ramayana di GKJ

Pergelaran Teater Tari Ramayana di GKJ
Adegan para punggawa Alengka di Teater Tari “Ramayana”, Selasa (4/2/2020) malam lalu, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jalan Gedung Kesenian Nomor 1, Pasar Baru, Jakarta Pusat. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Sebuah Teater Tari “Ramayana” yang terinspirasi dari novel “Anak Bajang Menggiring Angin” karya Sindhunata, digelar Selasa (4/2/2020) malam lalu, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jalan Gedung Kesenian Nomor 1, Pasar Baru, Jakarta Pusat.


Tarian Pembuka oleh para penari dari KAGAMA Beksan di Teater Tari “Ramayana”, Selasa (4/2/2020) malam lalu, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jalan Gedung Kesenian Nomor 1, Pasar Baru, Jakarta Pusat. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Sekitar seratusan lebih penari dan musisi dari Kridha Hambeksa, KAGAMA Beksan, Sekar Tanjung Dance Company, Alumni PSTK ITB, Alumni ISI Surakarta, Sanggar Seni Bulungan, Nur Sekar Kinanthi, Gemah Win’s Production, Langen Kusumo, Koncodhewe, Gendhing Enem, turut menjadi bagian pergelaran yang dipersembahkan oleh Kridha Hambeksa.


Adegan Anoman dan Ramawijaya, serta para Putri Air yang melibatkan anak-anak asuh dari Rumah Piatu Muslimin, Panti Asuhan Griya Asih, dan Panti asuhan Harapan Remaja, sebagai penari. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Kridha Hambeksa merupakan organisasi berbasis masyarakat yang menjadi simpul beberapa komunitas pencinta kesenian Jawa. Dan menjadi muara bagi para seniman amatir yang berasal dari berbagai paguyuban, sanggar, dan perkumpulan kesenian di Jakarta.


Penggambaran adegan Prabu Rahwana, Rekyan Sinta, dan Anoman lewat tokoh-tokoh wayang kulit. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Adegan para Prajurit Wanara Putri di Teater Tari “Ramayana”, Selasa (4/2/2020) malam lalu, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jalan Gedung Kesenian Nomor 1, Pasar Baru, Jakarta Pusat. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Adegan Sarpakenaka dikelilingi para wanara di Teater Tari “Ramayana”, Selasa (4/2/2020) malam lalu, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jalan Gedung Kesenian Nomor 1, Pasar Baru, Jakarta Pusat. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Adegan para prajurit Alengka di Teater Tari “Ramayana”, Selasa (4/2/2020) malam lalu, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jalan Gedung Kesenian Nomor 1, Pasar Baru, Jakarta Pusat. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Adegan Rekyan Sinta ditemani Trijata di Teater Tari “Ramayana”, Selasa (4/2/2020) malam lalu, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jalan Gedung Kesenian Nomor 1, Pasar Baru, Jakarta Pusat. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Adegan para Emban dan Juru Taman Alengka di Teater Tari “Ramayana”, Selasa (4/2/2020) malam lalu, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jalan Gedung Kesenian Nomor 1, Pasar Baru, Jakarta Pusat. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Adegan perang tanding Ramawijaya dengan Prabu Rahwana di Teater Tari “Ramayana”, Selasa (4/2/2020) malam lalu, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jalan Gedung Kesenian Nomor 1, Pasar Baru, Jakarta Pusat. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Adegan Trijata bicara ke Ramawijaya yang tak kunjung hilang kegundahannya karena tidak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding penyekapan Sinta. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Sebagian pemain pendukung tampil di akhir acara Teater Tari “Ramayana”, Selasa (4/2/2020) malam lalu, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jalan Gedung Kesenian Nomor 1, Pasar Baru, Jakarta Pusat. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)
BACA JUGA  Berapa “Hammer Price” Keris Kiai Adhipramana dan Kiai Prasaja?
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.