Mengenalkan Pusaka Dayak Lewat Kisah Panglima Burung

Mengenalkan Pusaka Dayak Lewat Kisah Panglima Burung
Penampilan Tari Mandau, di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Museum Pusaka, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (17/3/2019) pagi lalu, ramai dengan keceriaan anak-anak usia sekolah dasar. Mereka, rupanya, tengah mengikuti acara bertajuk “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, yang merupakan Program Publik, Museum Pusaka.

Kak Maul dan Kak Riri, sebagai MC, memandu anak-anak di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Kak Maul dan Kak Riri, sebagai MC, memandu anak-anak di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Sekitar dua puluhan anak-anak, sambil bergembira, bermain dan berpetualang, dikenalkan dengan Pusaka Dayak. Di Museum yang berada di dalam lingkungan TMII, dan beralamat di Jalan Raya Taman Mini, Jakarta Timur ini, mereka mendengarkan kisah Panglima Burung, melihat Tarian Mandau dan penampilan musik Sape. Bahkan, ada yang mencoba menyumpit balon. Mereka juga berkeliling melihat koleksi museum dan melihat atraksi pembuatan keris di Besalen GuloKlopo.

Kak Jefry tengah bercerita tentang Mandau dan Keberanian Panglima Burung di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Kak Jefry tengah bercerita tentang Mandau dan Keberanian Panglima Burung di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

“Kita ingin memperkenalkan museum sebagai tempat edukasi, tempat melestarikan budaya. Kita ngajak adik-adik generasi muda untuk sama-sama melestarikan budaya. Untuk mereka bisa melestarikan, mereka harus kenal dulu. Dan, makanya kita bikin kegiatan edukasi buat anak-anak. Ke depan nanti kita juga pingin menjangkau yang lebih luas, anak remaja, keluarga dan sebagainya,” kata Rian Timadar, Kepala Museum Pusaka, TMII, kepada KerisNews.com.

Kak Jefry mengenalkan para pemusik Sape di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Kak Jefry mengenalkan para pemusik Sape di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Rian juga menjelaskan bahwa delapan puluh persen koleksi Museum Pusaka, TMII adalah keris, dan dua puluh persen lagi adalah senjata tradisional daerah selain keris. Seperti rencong, mandau, kujang, dan lainnya. Karena itu, rencananya tema akan berganti-ganti. Kalau hari Minggu lalu itu, sebagai acara perdana, adalah Pusaka Dayak, Mandau, ke depan bisa, misalnya, Kujang, dan sebagainya.

Anak-anak bergantian mencoba menyumpit balon di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Anak-anak bergantian mencoba menyumpit balon di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Anak-anak berfoto bersama dengan kakak-kakak yang berpakaian tradisional Dayak di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Anak-anak berfoto bersama dengan kakak-kakak yang berpakaian tradisional Dayak di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Pak Duduh Hidayat, Kurator Museum Pusaka, mendampingi anak-anak berkeliling melihat koleksi museum saat acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Pak Duduh Hidayat, Kurator Museum Pusaka, mendampingi anak-anak berkeliling melihat koleksi museum saat acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Anak-anak, didampingi Pak Duduh Hidayat, melihat atraksi pembuatan keris di Besalen GuloKlopo saat acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Anak-anak, didampingi Pak Duduh Hidayat, melihat atraksi pembuatan keris di Besalen GuloKlopo saat acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Ibu Rian Timadar membimbing anak-anak di sesi pembuatan Scrapbook atau Lapbook di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Ibu Rian Timadar membimbing anak-anak di sesi pembuatan Scrapbook atau Lapbook di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Pak Duduh Hidayat menyerahkan hadiah kepada anak-anak yang berani mencoba menyumpit di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Pak Duduh Hidayat menyerahkan hadiah kepada anak-anak yang berani mencoba menyumpit di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Ibu Rian Timadar menyerahkan hadiah kepada tiga pemenang pembuat Scrapbook di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Ibu Rian Timadar menyerahkan hadiah kepada tiga pemenang pembuat Scrapbook di acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Anak-anak berfoto bersama Kakak MC, Kepala dan Staf Museum Pusaka seusai acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

Anak-anak berfoto bersama Kakak MC, Kepala dan Staf Museum Pusaka seusai acara “Explore Pusaka Dayak”, dengan tema “Mandau dan Kisah Keberanian Panglima Burung”, di Museum Pusaka, TMII, Minggu (17/3/2019) pagi. (KerisNews.com/Birul Sinari-Adi)

BACA JUGA  Parade Budaya Banjar dan Dayak di CFD
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.