Makam lama Diponegoro (depan) dan putranya Raden Mas Sarkumo di belakang rumah di Kampung Melayu, Makassar. Rumah itu sudah rata tanah ketika dijual kepada pengusaha Tionghoa tahun 2000. (KITLV Leiden/Peter Carey)

Makam lama Diponegoro (depan) dan putranya Raden Mas Sarkumo di belakang rumah di Kampung Melayu, Makassar. Rumah itu sudah rata tanah ketika dijual kepada pengusaha Tionghoa tahun 2000. (KITLV Leiden/Peter Carey)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.