Erik North pun Ikut Nabuh Gamelan Sekaten

Erik North pun Ikut Nabuh Gamelan Sekaten
Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat (berbaju putih di kiri) tengah menikmati Gamelan Sekaten usai sholat Ied, Jumat (01/08/2017) di Mande Karesman, Kraton Kasepuhan. (KerisNews.com/Jimmy S Harianto)

Gema takbir menyambut hari raya Idul Adha juga berkumandang di Keraton Kasepuhan Cirebon. Sejumlah tradisi pun digelar, termasuk menabuh Gamelan Sekaten yang sudah berusia ratusan tahun di Siti Inggil usai sholat Ied.

Kejadian istimewa hari itu, Jumat (1/9/2017) salah satu di antara penabuh Gamelan Sekaten adalah seorang warga asing dari Santa Barbara, AS, Erik North, yang di kalangan Kraton Kasepuhan Cirebon disebut sebagai “Bank Budaya Cirebonan”. Lantaran, Erik sudah meneliti dan mencatat seluk beluk budaya Cirebonan – utamanya gamelan Cirebon – sejak tahun 1972.

“Saya diminta Sultan untuk ikut menabuh Gamelan Sekaten kali ini,” ungkap Erik North kepada KerisNews.com. Erik datang ke Cirebon kali ini bersama tiga temannya, dua di antaranya adalah mahasiswa yang menjadi muridnya. Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat memang menganggap Erik North – yang akrab dijuluki Mama (Romo) Erik North ini sebagai warga Cirebon.

Selain fasih berbahasa Indonesia, termasuk pula sesekali berlogat Cirebon, Erik North (64) fasih memainkan instrument Cirebonan Gong Renteng. Pada kesempatan Idul Adha kemaren, Erik North menabuh bonang besar, di samping budayawan Cirebon Waryo Sela di bonang racik dan Elang Iyan Arifuddin pada beduk.

Ada sekitar tiga lagu, diperdengarkan pada Sultan Arief, oleh rombongan penabuh pagi Jumat itu. Salah satu lagunya adalah, Kodok Ngorek.

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat (tengah duduk bersila) menikmati Gamelan Sekaten usai sholat Ied, Jumat (01/09/2017) di Mande Karesman, Kraton Kasepuhan. (KerisNews.com/Jimmy S Harianto)

Sesuai tradisi sejak Panembahan ratu ratusan tahun silam, Sultan Kasepuhan Cirebon hari Jumat (1/9/2017) itu melakukan dua kali sholat Ied. Hal yang sama juga dilakukan setiap Idul Fitri.

BACA JUGA  Pelal Ageng atau Panjang Jimat Keraton Kanoman Cirebon

Dengan membawa Cis Tongkat Khotbah Sunan Gunung Jati – yang hanya dikeluarkan dua kali setahun pada Idul Fitri dan Idul Adha – sekitar pukul 06.00 Sultan Sepuh XIV beserta keluarga, penghulu dan khatib agung, termasuk kepala kaum menuju Langgar Agung di halaman Keraton Kasepuhan melakukan sholat Ied pertama.

Usai di Langgar Agung, Sultan dan rombongan menuju ke Mesjid Agung Sang Ciptarasa di pinggir barat Alun-alun Cirebon untuk melakukan sholat Ied lagi bersama masyarakat.

Usai Sholat Ied, Sultan dan rombongan pun singgah di Siti Inggil di depan Kraton Kasepuhan guna menikmati tetabuhan Gamelan Sekaten dalam perjalanan kembali menuju kraton.

Adapun gamelan Sekaten yang terdiri dari dua saron, dua bonang, satu gong, satu ecek ebres dan satu beduk dan kebluk itu, menurut Elang Iyan Arifudin, sudah ada sejak era Pangeran Tajularipin Jamaluddin (bertahta 1697-1723) atau Pangeran Pasarean putra Sunan Gunung Jati.

Gamelan yang disakralkan di Kasepuhan ini hanya ditabuh setahun dua kali, pada saat Idul Fitri dan Idul Adha. Rangkaian tradisi di Cirebon pada Idul Adha, termasuk pula diantaranya Jamasan Gamelan Sekaten yang telah dialksanakan pada hari Kamis kemarin.

Sehari sebelum Idul Adha, pada saat takbiran, Erik North dan rombongannya diwawancara khusus dalam acara Macapat, di Pro2 FM Radio Republik Indonesia Cirebon. Ben dan Hannah, Mahasiwa murid Erik North bahkan sempat didaulat untuk menyanyi. Dan Hannah dengan suara merdunya, menyanyi sepotong lagu The Beatles, And I Love Her…  *

Juru Kunci dalem Agung Pakungwati sedang melaksanakan Jamasan Gamelan Sekaten sehari sebelum hari raya Idul Adha (Kontributor/Waryo Sela)

 

Sultan Sepuh Arief Natadiningrat berbincang dengan para penabuh Gamelan Sekaten di Mande Karesman, Kraton Kasepuhan Cirebon. (KerisNews.com/Jimmy S Harianto)

 

Tiga kerabat Erik North, depan dari kiri Hannah Drennan, Benjamin Seilhamer, Brian Steeger berfoto bersama rombongan penabuh Gamelan Sekaten, termasuk Erik North di depan Mande Karesman, Kraton Kasepuhan. (Kontributor/Tira Hadiatmojo)

 

Erik North (di depan corong) ketika diwawancara Pro2 FM Radio Republik Indonesia Cirebon pada malam Takbiran, Kamis (31/8/2017) dalam acara Macapat selama satu setengah jam interaktif dengan pendengar. (KerisNews.com/Jimmy S Harianto)

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.